06 May 2021 23:41 WIB

3 Indikasi Utama Power Steering Mengalami Gangguan

Power steering kini seakan-akan menjadi sebuah fitur wajib pada mobil. Tanpa power steering, mengemudikan mobil akan menjadi sangat melelahkan karena beratnya setir, apalagi pada kecepatan rendah seperti ketika hendak berputar arah ataupun parkir.

Umumnya power steering terbagi jadi dua, yaitu sistem hidrolik dan elektrik. Kini, banyak mobil yang menggunakan sistem elektrik seperti di Hyundai Santa Fe dan Hyundai Palisade. Namun, beberapa mobil juga masih mengandalkan sistem power steering hidrolik karena kesederhanaannya seperti di Hyundai H-1.

Power steering juga bekerja terus menerus, sekecil apapun input yang diberikan kepada kemudi, dia akan bekerja, hal ini membuat power steering menjadi salah satu komponen tersibuk pada mobil.

Karena kesibukannya, power steering pun harus dirawat, karena bila tidak, bisa menimbulkan kerusakan. Bila sudah rusak, akan ada beberapa indikasinya seperti:

1. Cairan Power Steering Bocor

Hal ini berlaku untuk sistem power steering hidrolik. Karena menggunakan cairan, maka bisa mengalami kebocoran. Ketika sudah bocor, sebaiknya langsung diganti atau diperbaiki untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

2. Setir Terasa Berat

Power steering seharusnya membantu Hyundai Lovers memutar setir. Jika sudah berat, artinya performa power steering sudah tidak optimal.

3. Setir Tidak Kembali Lurus atau Lambat Kembali Lurus

Setir akan kembali menuju posisi lurus setelah berbelok. Bila tidak, ada kemungkinan power steering mengalami kendala atau komponen setir lain mengalami kendala.

Dengan 3 indikator ini, Hyundai Lovers bisa mengantisipasi dari awal. Segera hubungi dealer Hyundai terdekat, sebab deteksi dini akan jauh lebih menguntungkan.