01 June 2026 06:00 WIB

5 Tanda Kaki-Kaki Mobil Mulai Bermasalah Setelah Sering Melewati Jalan Rusak

Jalan berlubang, permukaan aspal bergelombang, hingga polisi tidur yang terlalu tinggi dapat memberikan beban tambahan pada sistem kaki-kaki mobil. Seiring waktu, berbagai komponen seperti shock absorber, bushing, ball joint, hingga link stabilizer bisa mengalami keausan yang memengaruhi kenyamanan dan kestabilan kendaraan.

Masalah pada kaki-kaki mobil sering kali muncul secara bertahap sehingga tidak langsung disadari pengemudi. Padahal, mengenali gejalanya sejak awal dapat membantu mencegah kerusakan yang lebih besar sekaligus menjaga keselamatan selama berkendara.

Berikut 5 tanda kaki-kaki mobil mulai bermasalah yang perlu diperhatikan:

1. Muncul Bunyi Saat Melewati Jalan Tidak Rata
Tanda yang paling mudah dikenali adalah munculnya suara seperti "gluduk", "kletek", atau bunyi hentakan ketika mobil melintasi jalan rusak atau polisi tidur. Suara tersebut dapat berasal dari berbagai komponen yang mulai aus, seperti bushing arm, ball joint, tie rod, maupun link stabilizer. Meskipun awalnya terdengar ringan, bunyi ini sebaiknya tidak diabaikan karena bisa menjadi indikasi adanya komponen yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Cek daftar lengkap harga mobil Hyundai terbaru di sini: Price List Hyundai 2026

2. Setir Terasa Kurang Stabil atau Bergetar
Saat sistem kaki-kaki bekerja optimal, setir akan terasa stabil dan responsif. Namun ketika ada komponen yang mulai mengalami keausan, pengemudi dapat merasakan getaran pada setir atau kemudi yang terasa kurang presisi. Dalam beberapa kasus, setir juga terasa lebih sering membutuhkan koreksi arah saat mobil melaju, terutama pada kecepatan menengah hingga tinggi.

3. Mobil Cenderung Bergerak ke Satu Sisi
Jika mobil terasa menarik ke kiri atau ke kanan meskipun setir berada dalam posisi lurus, kondisi ini patut mendapat perhatian. Gejala tersebut bisa disebabkan oleh perubahan sudut roda, komponen kaki-kaki yang mulai aus, atau gangguan pada sistem suspensi. Selain mengurangi kenyamanan, kondisi ini juga dapat membuat ban aus lebih cepat apabila tidak segera ditangani.

4. Ban Aus Tidak Merata
Keausan ban yang tidak merata sering menjadi tanda adanya masalah pada kaki-kaki atau suspensi kendaraan. Misalnya, bagian dalam atau luar ban terlihat lebih cepat habis dibanding area lainnya. Kondisi ini tidak hanya memperpendek usia pakai ban, tetapi juga dapat memengaruhi traksi dan stabilitas kendaraan saat digunakan sehari-hari.

5. Mobil Terasa Lebih Keras atau Memantul Berlebihan
Shock absorber memiliki fungsi utama meredam guncangan dari permukaan jalan. Ketika performanya mulai menurun, mobil bisa terasa lebih keras saat melewati jalan rusak atau justru memantul beberapa kali setelah melewati gelombang jalan. Perubahan karakter berkendara seperti ini sering terjadi secara perlahan sehingga terkadang luput dari perhatian pemilik kendaraan.

Kerusakan kaki-kaki mobil yang ditangani sejak dini biasanya dapat mencegah kerusakan komponen lain dan membantu menjaga kenyamanan berkendara. Karena itu, jangan menunggu hingga bunyi semakin keras atau mobil terasa tidak stabil saat digunakan.

Jika kendaraan mulai menunjukkan salah satu tanda di atas, lakukan pemeriksaan di bengkel resmi Hyundai untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Agar lebih praktis, Anda juga dapat menjadwalkan kunjungan servis melalui Booking Service Hyundai sesuai waktu yang diinginkan melalui link: hyundaimobil.co.id/booking-service