26 October 2026 10:00 WIB

Genangan Setinggi Mata Kaki, Amankah Dilewati Mobil Listrik?

Hujan yang turun dalam sepekan terakhir membuat pengendara perlu lebih waspada terhadap genangan di jalan. Bagi pengguna mobil listrik, genangan setinggi mata kaki pun memunculkan pertanyaan, “Apakah aman untuk dilewati?”

Mobil listrik memiliki sistem perlindungan untuk komponen bertegangan tinggi, termasuk baterai traksi. Namun, perlindungan tersebut bukan berarti kendaraan bebas risiko ketika melewati genangan atau terendam banjir. Aman atau tidaknya melintas bergantung pada kedalaman dan arus air, kondisi jalan, serta ketentuan pabrikan untuk setiap model kendaraan. Bukankah mobil non listrik pun harus berhati-hati saat menghadapi hujan maupun genangan air? 

Maka, sebelum memutuskan melintasinya, harap perhatikan 6 hal berikut:

1. Jangan Menjadikan Tinggi Genangan Sebagai Satu-Satunya Patokan
Genangan setinggi mata kaki belum tentu memiliki risiko yang sama di setiap jalan. Air dapat menutupi lubang, permukaan jalan yang rusak, atau saluran drainase terbuka. Kedalamannya pun bisa berubah dalam jarak pendek. Karena itu, jangan langsung menganggap genangan dangkal pasti aman. Jika permukaan jalan tidak terlihat, kedalaman air sulit dipastikan, atau arusnya cukup deras, lebih baik mencari jalur alternatif daripada memaksakan kendaraan melintas.

2. Periksa Batas Yang Tercantum Dalam Buku Manual
Setiap kendaraan memiliki rancangan dan batas operasional yang berbeda. Sebelum berkendara pada musim hujan, kenali petunjuk pabrikan mengenai kondisi jalan tergenang dan tindakan yang perlu dilakukan jika kendaraan terpapar air. Buku manual Hyundai untuk model tertentu memberikan panduan agar pengemudi menghindari area banjir, kecuali ketinggian air dapat dipastikan masih berada dalam batas yang ditentukan. Jangan menganggap satu ukuran kedalaman berlaku untuk seluruh mobil listrik Hyundai. Jika kondisi jalan tidak memungkinkan pengukuran yang meyakinkan, pilihan paling aman adalah tidak melintas.

3. Waspadai Arus Air Dan Kendaraan Di Depan
Kedalaman bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Arus air dapat memengaruhi kestabilan kendaraan, sementara gelombang yang ditimbulkan kendaraan lain bisa mengganggu pandangan dan membuat kondisi genangan semakin sulit diperkirakan. Jangan mengikuti kendaraan di depan hanya karena terlihat berhasil melintas. Dimensi kendaraan, jarak terendah ke tanah, dan kondisi jalur yang dilalui bisa berbeda. Jika air bergerak deras atau kendaraan lain mulai kesulitan melewati genangan, jangan mengambil risiko yang sama.

4. Jika Jalur Dipastikan Aman, Berkendaralah Perlahan
Apabila kondisi jalan sudah dapat dinilai dan genangan masih berada dalam batas yang diizinkan oleh pabrikan, pertahankan laju kendaraan secara perlahan dan stabil. Hindari akselerasi, pengereman, serta perubahan arah secara mendadak. Jaga jarak dengan kendaraan di depan dan jangan berhenti di tengah genangan jika masih dapat melanjutkan perjalanan dengan aman. Namun, jangan pula menganggap teknik berkendara tertentu dapat membuat genangan yang terlalu dalam atau berarus deras menjadi aman untuk dilalui.

5. Perhatikan Kondisi Rem Setelah Melewati Genangan
Air dapat mengurangi efektivitas pengereman untuk sementara. Setelah melintasi genangan yang masih dalam batas aman, perhatikan respons rem. Ketika kondisi jalan memungkinkan, lakukan pengereman ringan beberapa kali sambil melaju perlahan untuk membantu mengeringkan rem, sesuai petunjuk dalam buku manual kendaraan. Jika muncul peringatan pada kendaraan, pengereman terasa tidak normal, atau terdapat gejala gangguan lain, berhentilah di tempat aman dan mintalah bantuan. Jangan mengabaikan gejala tersebut hanya karena mobil masih dapat berjalan.

6. Jangan Memaksakan Kendaraan Yang Terendam Atau Mengalami Gangguan
Jika mobil terendam banjir atau diduga mengalami gangguan akibat air, utamakan keselamatan penumpang dan menjauh dari area berbahaya. Jangan menyentuh kabel maupun komponen tegangan tinggi yang terbuka atau rusak, dan jangan mencoba menyalakan kembali kendaraan secara paksa.

Hubungi layanan bantuan atau dealer resmi Hyundai di hyundaimobil.co.id/network-contact untuk mendapatkan arahan pemeriksaan. Kendaraan yang terlihat normal setelah air surut belum tentu bebas dari kerusakan, sehingga pemeriksaan oleh teknisi yang memahami sistem kendaraan listrik mungkin diperlukan sebelum mobil digunakan kembali.

Jadi, apakah genangan setinggi mata kaki aman dilewati mobil listrik? Tidak ada jawaban yang berlaku untuk semua kendaraan dan kondisi jalan. Kenali batas kendaraan melalui buku manual, nilai kondisi genangan dengan cermat, dan jangan memaksakan diri jika kedalaman maupun arus air tidak dapat dipastikan.

Untuk informasi seputar produk dan layanan Hyundai Mobil Indonesia, Anda dapat menghubungi DITA melalui kanal resmi berikut: hyundaimobil.co.id/hyundai-dita.