26 March 2026 06:00 WIB

Mau Tahu Cara Mengemudi Tanpa Banyak Menginjak Rem?

Selama puluhan tahun, cara mengemudi mobil hampir tidak berubah. Ketika ingin melambat, pengemudi akan menginjak pedal rem. Refleks ini sudah menjadi kebiasaan dasar bagi hampir semua pengendara. Namun pada mobil listrik modern, cara tersebut mulai berubah.

Pada Hyundai KONA Electric juga sejumlah mobil listrik Hyundai lainnya, terdapat fitur paddle shifter untuk regenerative braking yang memungkinkan pengemudi mengatur tingkat perlambatan mobil hanya melalui tuas di belakang setir. Teknologi ini tidak hanya membuat berkendara terasa berbeda, tetapi juga membuka kemungkinan mengemudi dengan sangat sedikit menggunakan pedal rem.

Berbeda dengan mobil bermesin konvensional, mobil listrik memiliki kemampuan mengubah energi saat kendaraan melambat menjadi listrik. Proses ini disebut regenerative braking. Ketika pengemudi mengurangi kecepatan, motor listrik tidak hanya memperlambat mobil tetapi juga bekerja seperti generator yang mengirim kembali energi ke baterai.

Pada Hyundai KONA Electric, tingkat regenerasi energi ini dapat diatur menggunakan paddle shifter di belakang kemudi. Dengan menarik paddle kiri atau kanan, pengemudi dapat menaikkan atau menurunkan tingkat perlambatan mobil. Intinya, semakin tinggi tingkat regeneratif yang dipilih, semakin kuat mobil melambat tanpa harus menekan pedal rem.

Salah satu pengalaman menarik dari mobil listrik adalah konsep one-pedal driving. Dalam kondisi tertentu, pengemudi hanya perlu mengontrol pedal akselerator untuk mempercepat atau memperlambat kendaraan.

Ketika pedal akselerator dilepas, mobil akan langsung melambat karena efek regenerative braking yang cukup kuat. Dengan bantuan paddle shifter, pengemudi dapat menyesuaikan tingkat perlambatan sesuai kondisi jalan, misalnya lebih kuat saat memasuki area lalu lintas padat, atau lebih ringan saat berkendara santai di jalan terbuka. Hasilnya adalah pengalaman berkendara yang terasa lebih halus, tenang, dan efisien.

Karena sebagian besar proses perlambatan ditangani oleh sistem regeneratif, penggunaan rem konvensional dapat berkurang. Bagi banyak pengemudi mobil listrik, pengalaman ini terasa cukup unik karena mobil bisa melambat secara alami tanpa perlu sering menekan pedal rem. Hal ini membawa beberapa keuntungan antara lain energi yang sebelumnya terbuang dapat dikembalikan ke baterai, pengereman terasa lebih halus, dan potensi keausan komponen rem menjadi lebih rendah.

Secara fisik, paddle shifter hanyalah dua tuas kecil di belakang setir. Namun pada mobil listrik, fungsi ini memiliki peran yang cukup besar dalam mengatur karakter berkendara. Dengan mengontrol tingkat regenerative braking melalui paddle, pengemudi dapat menyesuaikan respons mobil dengan kondisi lalu lintas, gaya mengemudi, maupun kebutuhan efisiensi energi selama perjalanan. Teknologi ini menunjukkan bagaimana mobil listrik tidak hanya menghadirkan sistem penggerak baru, tetapi juga cara baru dalam berinteraksi dengan kendaraan.

Pengalaman mengemudi dengan regenerative braking sering kali lebih mudah dipahami ketika dirasakan secara langsung. Sensasi mobil yang dapat melambat tanpa banyak menggunakan pedal rem menjadi salah satu karakter unik kendaraan listrik modern. Bagi yang penasaran ingin mencoba fitur ini secara langsung pada Hyundai Kona Electric, Hyundai Lovers dapat menjadwalkan sesi test drive melalui halaman resmi berikut: https://hyundaimobil.co.id/test-drive.

Dengan mencoba langsung di jalan, Hyundai Lovers bisa merasakan bagaimana paddle shifter regenerative braking bekerja dan bagaimana teknologi ini dapat menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda dari mobil konvensional.

 

 

Sumber foto: www.cnet.com