10 September 2020 06:33 WIB

Berkat Fog Light, Tembus Pekatnya Kabut

Berkendara di area pegunungan memanglah menyenangkan dan menyegarkan. Hawa gunung yang dingin dan segar membuat badan kembali berenergi dan rileks. Namun, rileks bisa berubah menjadi tegang bila mendadak cuaca penuh kabut dan mengemudi pun rasanya menjadi mimpi buruk

Bahkan kabut tak hanya terjadi di pegunungan. Terkadang pada pagi hari, kabut juga bisa terbentuk di kota karena kondensasi dan lembabnya udara.

Tapi bila anda memiliki Fog Light atau lampu kabut, Anda tampaknya bisa sedikit berlega ketika menemui kabut di jalan. Perlu diingat, lampu kabut berbeda dengan lampu depan biasa. Bila lampu biasa memancarkan sinar yang lebih jauh, lampu kabut jaraknya lebih pendek untuk memancarkan langsung ke jalanan di depan pengemudi.

Karena fungsinya adalah menerangi jalanan yang tepat di depan mobil, lampu kabut biasanya diletakkan di bagian bawah mobil dan menembakkan cahayanya ke bawah.

Selain itu, lampu kabut juga kebanyakan menggunakan warna kekuningan karena warna tersebut dinilai paling ampuh untuk menembus elemen alam yang pekat. Namun, seiring perkembangan teknologi, banyak mobil baru yang sudah menggunakan lampu kabut berwarna putih.

Lampu kabut pun tidak terbatas diletakkan di bagian depan mobil. Di beberapa negara, lampu kabut belakang berwarna merah diwajibkan untuk dipasang. Lampu kabut belakang cahayanya lebih terang agar pengendara lain bisa melihat mobil yang berada di depannya. Namun, bila dinyalakan saat kondisi cerah, malah menyilaukan, sehingga gunakan lampu kabut secara bijak.

Lampu kabut sendiri perannya tidak bisa digantikan oleh lampu jauh. Memang lampu jauh juga bisa digunakan untuk menembus kabut karena terang, tetapi karena sudutnya yang tinggi dan landai, lampu jauh bisa membutakan pengendara arah sebelah dan malah bisa menimbulkan kecelakaan.

Selain itu, lampu jauh dinilai kurang efektif karena tidak menerangi jalanan yang tepat di depan mobil, bahkan kabut bisa bisa memantulkan cahaya lampu tersebut kembali ke mata pengemudi.

Jadi Hyundai Lovers, ketika kalian menemui jalanan berkabut, gunakanlah lampu kabut pada mobil Hyundai kalian ya. Tapi, saat jalanan cerah, rasanya tidak perlu menggunakannya. Dengan kata lain, bijaklah menggunakan fitur pada mobil kalian.

 

 

Share